Selasa, 03 Juli 2012

USB On The Go “Nggak pingin repot”


Sebuah teknologi semakin berkembang untuk memudahkan manusia untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. “Praktis”, yah itulah kata yang menjadi tujuan dari perkembangan teknologi saat ini, terutama teknologi informasi. Orang tak mau repot membawa PC yang besar maka lahirlah laptop, saat laptop dirasa masih kurang praktis, muncullah tablet PC atau telepon sellular yang ditanami OS yang sudah canggih, begitu seterusnya. Kita semakin butuh hal-hal yang plug and play. Nggak mau repot itulah masalah yang ingin diselesaikan dengan ditemukannya teknologi-teknologi terbaru.    
USB

            Universal Serial Bus disingkat dengan USB adalah penghubung serial yang mampu menghubungkan komputer ke device-device. Dalam perkembangannya, bukan cuma komputer saja yang menggunakan USB sebagai penghubung, PDA, game-console, telepon genggam, kamera digital dan perangkat elektronik lain sudah banyak yang menggunakan penghubung ini, bahkan sudah menjadi fitur yang harus ada. USB dilambangkan dengan gambar tongkat neptunus yang memiliki ujung lingkaran, segitiga dan segi empat. Simbol tersebut mempunyai makna bahwa USB sebagai perangkat penghubung yang ampuh yang dapat dihubungkan ke banyak perangkat.
            
            USB sejak pertama kali diperkenalkan semakin berkembang terutama dalam hal kecepatan. Versi terakhir adalah USB 3.0 memiliki kecepatan transfer data(transfer rate) yang mampu mencapai 5 Gbit/detik jauh dari transfer rate pada veersi sebelumnya. Di USB 3.0, panjang kabel bukan lagi faktor yang mempengaruhi kecepatan transfer data, hal ini merupakan revisi dari USB 2.0 yang masih terpengaruh panjang kabel.
            USB ON THE GO
            Sekarang kebutuhan untuk transfer data semakin tinggi dan perlu waktu yang cepat. Dan lagi-lagi manusia yang gak mau repot ini kembali membuat penemuan baru untuk mengatasi masalahnya. Kalo sebelumnya perangkat yang menggunakan USB harus melalui komputer untuk mengirim atau menerima data ke atau dari perangkat lain, maka saat ini telah dikembangkan konsep USB On The Go yang sering disingkat USB OTG. Pada dasarnya konsep USB On the Go ini berfungsi untuk transfer data antar perangkat (devices) tanpa melalu komputer karena dianggap lebih praktis dan nggak ribet.
            Pada perangkat smartphone konsep USB On the Go ini dipelopori oleh Nokia lewat seri N8-nya. Secara sederhana, USB OTG pada N8 ini berfungsi untuk mentransfer atau menyimpan data-data dari ponsel ke dalam sebuah flashdisk melalui kabel USB OTG. Kabel USB OTG ini berupa kabel dengan port microUSB pada salah satu sisi dan port HDMI pada ujung yang satunya. Tentu sekarang bukan hanya Nokia N8 saja yang menggunakan fitur ini, sudah banyak smartphone/ ponsel lain yang mengikutinya.
            USB On the Go semakin dikembangkan bukan hanya untuk mentransfer data dari ponsel ke flashdisk. USB OTG juga dikembangkan untuk video display, embedded host, battery charging, dan lain sebagainya. Sekarang bukan hal yang wah ketika kita ingin memainkan suatu video atau musik menggunakan perangkat player hanya dengan mencolokkan flashdisk atau media penyimpan lainnya.
            Sebuah high-speed OTG mempunyai 3 skenario peggunaan OTG.
1.      Sekenario pertama OTG berfungsi sebagai peripheral USB standar. Contoh dari skenario ini adalah Media Transfer Protocol (MTP), MP3 Player, mass storage class (MSC) peripheral, atau sebuah digital still camera (DSC). Pilihan lainnya, skenario ini memungkinkan pengguna untuk me-load driver untuk mengaktifkan fungsi dari perangkat yang digunakan. Contohnya, adalah menyelaraskan  kontak yang ada pada PDA/smartphone, mengakses MP3 player, mengcpoy gambar dari kamera, mengedit dan mencetak gambar tersebut.
2.      Skenario kedua, USB OTG berperan sebagai host dari TPL. Skenario ini membutuhkan device yang memiliki driver yang support untuk hal ini. Selain itu hal yang harus diperhatikan adalah device yang digunakan hanya membutuhkan arus 8mA. Contoh pada skenario ini adalah: memberi tambahan most atau keyboard pada Smartphone atau PDA, mentransfer data gambar dari kamera ke dalam flashdisk dan lai sebagainya.
3.      Skenario terakhir, USB OTG menghubungkan dua buah device. Hal yang perlu diperhatikan adalah device yang mana sebagai host dan device yang mana sebagai periheral. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan HNP (Host Negotiation Protocol). Contoh penggunaan aplikasi ini adalah sharing kontak antar HP, atau sharing musik antar MP3 player.




Semua fitur yang ditawarkan oleh USB On The Go ini sangat membantu mempraktiskan masalah-masalah yang dianggap merepotkan. Ingin transfer data antar HP?? mau share musik antar player?? Pakai saja USB OTG, gitu aja kok repot...  
Sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar