Sebuah
teknologi semakin berkembang untuk memudahkan manusia untuk memenuhi kebutuhan
mereka sehari-hari. “Praktis”, yah itulah kata yang menjadi tujuan dari
perkembangan teknologi saat ini, terutama teknologi informasi. Orang tak mau
repot membawa PC yang besar maka lahirlah laptop, saat laptop dirasa masih
kurang praktis, muncullah tablet PC atau telepon sellular yang ditanami OS yang
sudah canggih, begitu seterusnya. Kita semakin butuh hal-hal yang plug and play. Nggak mau repot itulah
masalah yang ingin diselesaikan dengan ditemukannya teknologi-teknologi
terbaru.
USB
Universal Serial Bus disingkat dengan USB adalah penghubung serial
yang mampu menghubungkan komputer ke device-device. Dalam perkembangannya,
bukan cuma komputer saja yang menggunakan USB sebagai penghubung, PDA,
game-console, telepon genggam, kamera digital dan perangkat elektronik lain
sudah banyak yang menggunakan penghubung ini, bahkan sudah menjadi fitur yang
harus ada. USB dilambangkan dengan gambar tongkat neptunus yang memiliki ujung
lingkaran, segitiga dan segi empat. Simbol tersebut mempunyai makna bahwa USB
sebagai perangkat penghubung yang ampuh yang dapat dihubungkan ke banyak
perangkat.
USB sejak pertama kali diperkenalkan
semakin berkembang terutama dalam hal kecepatan. Versi terakhir adalah USB 3.0 memiliki kecepatan transfer data(transfer
rate) yang mampu mencapai 5 Gbit/detik jauh dari transfer rate pada
veersi sebelumnya. Di USB 3.0, panjang kabel bukan lagi faktor yang mempengaruhi
kecepatan transfer data, hal ini merupakan revisi dari USB 2.0 yang masih
terpengaruh panjang kabel.
USB ON THE GO
Sekarang kebutuhan untuk transfer
data semakin tinggi dan perlu waktu yang cepat. Dan lagi-lagi manusia yang gak
mau repot ini kembali membuat penemuan baru untuk mengatasi masalahnya. Kalo
sebelumnya perangkat yang menggunakan USB harus melalui komputer untuk mengirim
atau menerima data ke atau dari perangkat lain, maka saat ini telah dikembangkan
konsep USB On The Go yang sering disingkat USB OTG. Pada dasarnya konsep USB On
the Go ini berfungsi untuk transfer data antar perangkat (devices) tanpa
melalu komputer karena dianggap lebih praktis dan nggak ribet.
Pada perangkat smartphone konsep USB
On the Go ini dipelopori oleh Nokia lewat seri N8-nya. Secara sederhana, USB
OTG pada N8 ini berfungsi untuk mentransfer atau menyimpan data-data dari
ponsel ke dalam sebuah flashdisk melalui kabel USB OTG. Kabel USB OTG
ini berupa kabel dengan port microUSB pada salah satu sisi dan port HDMI pada
ujung yang satunya. Tentu sekarang bukan hanya Nokia N8 saja yang menggunakan
fitur ini, sudah banyak smartphone/ ponsel lain yang mengikutinya.
USB On the Go semakin dikembangkan
bukan hanya untuk mentransfer data dari ponsel ke flashdisk. USB OTG juga
dikembangkan untuk video display, embedded host, battery charging, dan lain
sebagainya. Sekarang bukan hal yang wah ketika kita ingin memainkan suatu video
atau musik menggunakan perangkat player hanya dengan mencolokkan flashdisk atau
media penyimpan lainnya.
Sebuah high-speed OTG mempunyai 3
skenario peggunaan OTG.
1.
Sekenario pertama OTG berfungsi sebagai peripheral USB standar. Contoh
dari skenario ini adalah Media Transfer Protocol (MTP), MP3 Player, mass
storage class (MSC) peripheral, atau sebuah digital still camera (DSC). Pilihan
lainnya, skenario ini memungkinkan pengguna untuk me-load driver untuk
mengaktifkan fungsi dari perangkat yang digunakan. Contohnya, adalah
menyelaraskan kontak yang ada pada
PDA/smartphone, mengakses MP3 player, mengcpoy gambar dari kamera, mengedit dan
mencetak gambar tersebut.
2.
Skenario kedua, USB OTG berperan sebagai host dari TPL. Skenario ini
membutuhkan device yang memiliki driver yang support untuk hal ini. Selain itu
hal yang harus diperhatikan adalah device yang digunakan hanya membutuhkan arus
8mA. Contoh pada skenario ini adalah: memberi tambahan most atau keyboard pada
Smartphone atau PDA, mentransfer data gambar dari kamera ke dalam flashdisk dan
lai sebagainya.
3.
Skenario terakhir, USB OTG menghubungkan dua buah device. Hal yang
perlu diperhatikan adalah device yang mana sebagai host dan device yang mana
sebagai periheral. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan HNP (Host
Negotiation Protocol). Contoh penggunaan aplikasi ini adalah sharing kontak
antar HP, atau sharing musik antar MP3 player.
Semua fitur yang
ditawarkan oleh USB On The Go ini sangat membantu mempraktiskan masalah-masalah
yang dianggap merepotkan. Ingin transfer data antar HP?? mau share musik antar player?? Pakai saja USB OTG, gitu aja kok repot...
Sumber:


