Selasa, 03 Juli 2012

USB On The Go “Nggak pingin repot”


Sebuah teknologi semakin berkembang untuk memudahkan manusia untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. “Praktis”, yah itulah kata yang menjadi tujuan dari perkembangan teknologi saat ini, terutama teknologi informasi. Orang tak mau repot membawa PC yang besar maka lahirlah laptop, saat laptop dirasa masih kurang praktis, muncullah tablet PC atau telepon sellular yang ditanami OS yang sudah canggih, begitu seterusnya. Kita semakin butuh hal-hal yang plug and play. Nggak mau repot itulah masalah yang ingin diselesaikan dengan ditemukannya teknologi-teknologi terbaru.    
USB

            Universal Serial Bus disingkat dengan USB adalah penghubung serial yang mampu menghubungkan komputer ke device-device. Dalam perkembangannya, bukan cuma komputer saja yang menggunakan USB sebagai penghubung, PDA, game-console, telepon genggam, kamera digital dan perangkat elektronik lain sudah banyak yang menggunakan penghubung ini, bahkan sudah menjadi fitur yang harus ada. USB dilambangkan dengan gambar tongkat neptunus yang memiliki ujung lingkaran, segitiga dan segi empat. Simbol tersebut mempunyai makna bahwa USB sebagai perangkat penghubung yang ampuh yang dapat dihubungkan ke banyak perangkat.
            
            USB sejak pertama kali diperkenalkan semakin berkembang terutama dalam hal kecepatan. Versi terakhir adalah USB 3.0 memiliki kecepatan transfer data(transfer rate) yang mampu mencapai 5 Gbit/detik jauh dari transfer rate pada veersi sebelumnya. Di USB 3.0, panjang kabel bukan lagi faktor yang mempengaruhi kecepatan transfer data, hal ini merupakan revisi dari USB 2.0 yang masih terpengaruh panjang kabel.
            USB ON THE GO
            Sekarang kebutuhan untuk transfer data semakin tinggi dan perlu waktu yang cepat. Dan lagi-lagi manusia yang gak mau repot ini kembali membuat penemuan baru untuk mengatasi masalahnya. Kalo sebelumnya perangkat yang menggunakan USB harus melalui komputer untuk mengirim atau menerima data ke atau dari perangkat lain, maka saat ini telah dikembangkan konsep USB On The Go yang sering disingkat USB OTG. Pada dasarnya konsep USB On the Go ini berfungsi untuk transfer data antar perangkat (devices) tanpa melalu komputer karena dianggap lebih praktis dan nggak ribet.
            Pada perangkat smartphone konsep USB On the Go ini dipelopori oleh Nokia lewat seri N8-nya. Secara sederhana, USB OTG pada N8 ini berfungsi untuk mentransfer atau menyimpan data-data dari ponsel ke dalam sebuah flashdisk melalui kabel USB OTG. Kabel USB OTG ini berupa kabel dengan port microUSB pada salah satu sisi dan port HDMI pada ujung yang satunya. Tentu sekarang bukan hanya Nokia N8 saja yang menggunakan fitur ini, sudah banyak smartphone/ ponsel lain yang mengikutinya.
            USB On the Go semakin dikembangkan bukan hanya untuk mentransfer data dari ponsel ke flashdisk. USB OTG juga dikembangkan untuk video display, embedded host, battery charging, dan lain sebagainya. Sekarang bukan hal yang wah ketika kita ingin memainkan suatu video atau musik menggunakan perangkat player hanya dengan mencolokkan flashdisk atau media penyimpan lainnya.
            Sebuah high-speed OTG mempunyai 3 skenario peggunaan OTG.
1.      Sekenario pertama OTG berfungsi sebagai peripheral USB standar. Contoh dari skenario ini adalah Media Transfer Protocol (MTP), MP3 Player, mass storage class (MSC) peripheral, atau sebuah digital still camera (DSC). Pilihan lainnya, skenario ini memungkinkan pengguna untuk me-load driver untuk mengaktifkan fungsi dari perangkat yang digunakan. Contohnya, adalah menyelaraskan  kontak yang ada pada PDA/smartphone, mengakses MP3 player, mengcpoy gambar dari kamera, mengedit dan mencetak gambar tersebut.
2.      Skenario kedua, USB OTG berperan sebagai host dari TPL. Skenario ini membutuhkan device yang memiliki driver yang support untuk hal ini. Selain itu hal yang harus diperhatikan adalah device yang digunakan hanya membutuhkan arus 8mA. Contoh pada skenario ini adalah: memberi tambahan most atau keyboard pada Smartphone atau PDA, mentransfer data gambar dari kamera ke dalam flashdisk dan lai sebagainya.
3.      Skenario terakhir, USB OTG menghubungkan dua buah device. Hal yang perlu diperhatikan adalah device yang mana sebagai host dan device yang mana sebagai periheral. Masalah ini dapat diselesaikan dengan menggunakan HNP (Host Negotiation Protocol). Contoh penggunaan aplikasi ini adalah sharing kontak antar HP, atau sharing musik antar MP3 player.




Semua fitur yang ditawarkan oleh USB On The Go ini sangat membantu mempraktiskan masalah-masalah yang dianggap merepotkan. Ingin transfer data antar HP?? mau share musik antar player?? Pakai saja USB OTG, gitu aja kok repot...  
Sumber:

Kamis, 03 Mei 2012

Seorang Ibu

Ada sebuah pengalaman yang kualami beberapa waktu yang lalu menyangkut tentang seorang ibu. Waktu itu hari minggu pagi buta sekitar jam 4 an aku berangkat menggalau ke daerah kulon progo, didaerah sekitar samigaluh. Setelah puas, beranjak untuk pulang. Di jalan melihat seorang ibu sedang menggendong anaknya, kasihan batinku. Aku hampiri terus tak tanya arah tujuannya siapa tahu bisa membantu dengan mboncengin. "mau kemana bu?" tanyaku "mau ke kenteng mriksakke anak saya" jawabnya. Deg! hatiku waktu itu, seorang ibu dengan menggendong anaknya berjalan kaki di hari yang masih agak petang entah sudah berapa jauh beliau berjalan hanya untuk satu tujuan yaitu membawa anaknya ke dokter. Sebagai gambaran aja, jarak tempat aku bertemu sang ibu itu dengan arah tujuannya sekitar 2-3 kilometer dan jalannya gak datar tapi menurun. Langsung tak tawari boncengan sampai pasar kenteng. Sungguh suatu perjuangan yang gak gampang.



Mbah Dul, Mbahku

Mbah Dul nama sapaan beliau, Nama lengkapnya Abdul Majid
- Mbah Dul selalu tampil sederhana rapi dan terlihat nyantri, kupluk putih, baju muslim dan sarung selalu menjadi ciri khas wa;aupun bukan mbah kaji.
- Mbah Dul emang pernah nyantri bertahun-tahun di Kediri. Dari nyantri itulah mbah dul menimba ilmu agama yang sering dishare dan diamalkan ke orang-orang disekitarnya, selalu diceritakan pula kisah saat beliau nyantri itu.
- Dulu saat ada kesempatan pulang ke rumah aku terbiasa sowan ke tempat mbah Dul ini, banyak wejangan, pesan dan kisah-kisah jaman dulu yang beliau sampaikan. Salah satu pesannya adalah "Gak usah pacaran dulu kalo belum selesai sekolah, nanti ndak ngganggu!". Ada juga dzikir yang selalu dipesankan ke aku, "Hasbunallu wa ni'mal wakil, ni'mal maula wa ni'man nashir" 'oleh-oleh' dari kiainya saat nyantri dulu kata beliau.
- Kata orang Mbah Dul dulu juga gondrong pas mudanya.
- Mbah Dul punya kebiasaan baik silaturahmi, walaupun di masa tuanya, beliau sering ke tempat kerabat, bahkan ke tempat orang yang lebih muda.
- Mbah Dul kalo nglindur pas sare suka adzan atau nembang puji-pujian
- Mbah Dul ngudude kuat, hehehehe
- Yang memberi nama Taftayani ke ane ya Mbah Dul ini. Nama yang indah menurutku dan nama yang aneh bagi mereka yang baru kenal ane, nama yang sulit diingat dan diucapkan juga.
- Ada kisah unik dari Mbah Dul ini, beberapa tahun lalu kemarau panjang, hujan gak datang-datang juga, waktu itu hari jumat, setelah selesai sholat jumat mbah Dul mengajak berdoa doanya nabi Nuh. Keesokan harinya hujan yang di nanti-nanti tiba, sehingga banyak yang bilang "wah ini berkat doanya Mbah Dul kemarin"
- Mbah Dul kini telah tiada, namun kenangan tentang beliau masih melekat di hati ini.

Rabu, 18 April 2012

Mahfudhot

Dapet kopas dari bang Arief Fauzy (DH#2). Dulu pernah suruh ngapalin kata-kata mutiara (mahfudhot) ini. Beberapa dah lupa. 


1. مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ
1. Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia


2. مَنْ جَدَّ وَجَدَ
2. Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia.
3. مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ
3. Barang siapa sabar beruntunglah ia.
4. مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ
4. Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya.
5. جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ
5. Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji.
6. مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِّيْقِ
6. Kecintaan/ketulusan teman itu, akan tampak pada waktu kesempitan.
7. وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ
7. Tidak kenikmatan kecuali setelah kepayahan.
8. الصَّبْرُ يُعِيْنُ عَلىَ كُلِّ عَمَلٍ
8. Kesabaran itu menolong segala pekerjaan.
9. جَرِّبْ وَلاَحِظْ تَكُنْ عَارِفًا
9. Cobalah dan perhatikanlah, niscaya kau jadi orang yang tahu.
10. اُطْلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلىَ اللَّحْدِ
10. Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur.
11. بَيْضَةُ اليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ دَجَاجَةِ الغَدِ
11. Telur hari ini lebih baik daripada ayam esok hari.
12. الوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ
12. Waktu itu lebih mahal daripada emas.
13. العَقْلُ السَّلِيْمُ فيِ الجِسِْم السَّلِيْمِ
13. Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.
14. خَيْرُ جَلِيْسٍ فيِ الزَّمَانِ كِتَابٌ
14. Sebaik-baik teman duduk pada setiap waktu adalah buku.
15. مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ
15. Barang siapa menanam pasti akan memetik (mengetam).
16. خَيْرُ الأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ عَلىَ الخَيْرِ
16. Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan.
17. لَوْلاَ العِلْمُ لَكَانَ النَّاسُ كَالبَهَائِمِ
17. Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu seperti binatang.
18. العِلْمُ فيِ الصِّغَرِ كَالنَّقْشِ عَلىَ الحَجَرِ
18. Ilmu pengetahuan diwaktu kecil itu, bagaikan ukiran di atas batu.
19. لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتيِ مَضَتْ
19. Tidak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.
20. تَعَلَّمَنْ صَغِيْرًا وَاعْمَلْ بِهِ كَبِيْرًا
20. Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar.
21. العِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَر
21. Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah.
22. الاتِّحَادُ أَسَاسُ النَّجَاحِ
22. Bersatu adalah pangkal keberhasilan.
23. لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْناً
23. Jangan engkau menghina orang miskin bahkan jadilah penolong baginya.
24. الشَّرَفُ بِالأَدَبِ لاَ بِالنَّسَبِ
24. Kemuliaan itu dengan adab kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan.
25. سَلاَمَةُ الإِنْسَانِ فيِ حِفْظِ اللِّسَانِ
25. Keselamatan manusia itu dalam menjaga lidahnya (perkataannya).
26. آدَابُ المَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ
26. Adab seseorang itu lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya.
27. سُوْءُ الخُلُقِ يُعْدِي
27. Kerusakan budi pekerti/akhlaq itu menular.
28. آفَةُ العِلْمِ النِّسْياَنُ
28. Bencana ilmu itu adalah lupa.
29. إِذَا صَدَقَ العَزْمُ وَضَحَ السَّبِيْلُ
29. Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya.
30. لاَ تَحْتَقِرْ مَنْ دُوْنَكَ فَلِكُلِّ شَيْئٍ مَزِيَّةٌ
30. Jangan menghina seseorang yang lebih rendah daripada kamu, karena segala sesuatu itu mempunyai kelebihan.
31. أَصْلِحْ نَفْسَكَ يَصْلُحْ لَكَ النَّاسُ
31. Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu.
32. فَكِّرْ قَبْلَ أَنْ تَعْزِمَ
32. Berpikirlah dahulu sebelum kamu berkemauan (merencanakan).
33. مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ
33. Barang siapa tahu jauhnya perjalanan, bersiap-siaplah ia.
34. مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً وَقَعَ فِيْهَا
34. Barang siapa menggali lobang, akan terperosoklah ia di dalamnya.
35. عَدُوٌّ عَاقِلٌ خَيْرٌ مِنْ صَدِيْقٍ جَاهِلٍ
35. Musuh yang pandai, lebih baik daripada
36. مَنْ كَثُرَ إِحْسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
36. Barang siapa banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah temannya.
37. اِجْهَدْ وَلاَ تَكْسَلْ وَلاَ تَكُ غَافِلاً فَنَدَامَةُ العُقْبىَ لِمَنْ يَتَكاَسَلُ
37. Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermala-malas dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang bermalas-malas.
38. لاَ تُؤَخِّرْ عَمَلَكَ إِلىَ الغَدِ مَا تَقْدِرُ أَنْ تَعْمَلَهُ اليَوْمَ
38. Janganlah mengakhirkan pekerjaanmu hingga esok hari, yang kamu dapat mengejakannya hari ini.
39. اُتْرُكِ الشَّرَّ يَتْرُكْكَ
39. Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu.
40. خَيْرُ النَّاسِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً وَأَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
40. Sebaik-baik manusia itu, adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.
41. فيِ التَّأَنِّي السَّلاَمَةُ وَفيِ العَجَلَةِ النَّدَامَةُ
41. Di dalam hati-hati itu adanya keselamatan, dan di dalam tergesa-gesa itu adanya penyesalan.
42. ثَمْرَةُ التَّفْرِيْطِ النَّدَامَةُ وَثَمْرَةُ الحَزْمِ السَّلاَمَةُ
42. Buah sembrono/lengah itu penyesalan, dan buah cermat itu keselamatan.
43. الرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ خُلُقِ الشَّرِيْفِ
43. Berlemah lembut kepada orang yang lemah itu, adalah suatu perangai orang yang mulia (terhormat).
44. فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا
44. Pahala/imbalan suatu kejahatan itu adalah kejahatan yang sama dengannya.
45. تَرْكُ الجَوَابِ عَلىَ الجَاهِلِ جَوَابٌ
45. Tidak menjawab terhadap orang yang bodoh itu adalah jawabannya.
46. مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ
46. Barang siapa manir tutur katanya (perkataannya) banyaklah temannya.
47. إِذَا تَمَّ العَقْلُ قَلَّ الكَلاَمُ
47. Apabila akal seseorang telah sempurna maka sedikitlah bicaranya.
48. مَنْ طَلَبَ أَخًا بِلاَ عَيْبٍ بَقِيَ بَلاَ أَخٍ
48. Barang siapa mencari teman yang tidak bercela, maka ia akan tetap tidak mempunyai teman.
49. قُلِ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا
49. Katakanlah yang benar itu, walaupun pahit.
50. خَيْرُ مَالِكَ مَا نَفَعَكَ
50. Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu.
51. خَيْرُ الأُمُوْرِ أَوْسَاطُهَا
51. Sebaik-baik perkara itu adalah pertengahanya (yang sedang saja).
52. لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ
52. Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.


53. إِذاَ لمَ ْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
53. Apabila engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendakmu (apa yang engkau kehendaki).
54. لَيْسَ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ فَقِيْرًا بَلِ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ بَخِيْلاً
54. Bukanlah cela itu bagi orang yang miskin, tapi cela itu terletak pada orang yang kikir.
55. لَيْسَ اليَتِيْمُ الَّذِي قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ بَلِ اليَتِيْمُ يَتِيْمُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
55. Bukanlah anak yatim itu yang telah meninggal orang tuanya, tapi (sebenarnya) yatim itu adalah yatim ilmu dan budi pekerti.
56. لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَلاَمٍ جَوَابٌ
56. Setiap pekerjaan itu ada upahnya, dan setiap perkataan itu ada jawabannya.
57. وَعَامِلِ النَّاسَ بِمَا تُحِبُّ مِنْهُ دَائِماً
57. Dan pergaulilah manusia itu dengan apa-apa yang engkau sukai daripada mereka semuanya.
58. هَلَكَ امْرُؤٌ لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ
58. Hancurlah seseorang yang tidak tahu dirinya sendiri.
59. رَأْسُ الذُّنُوْبِ الكَذِبُ
59.Pokok dosa itu, adalah kebohongan
60. مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ
60. Barang siapa menganiaya niscaya akan dianiaya.
61. لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنُا إِنَّ الجَمَالَ جمَاَلُ العِلْمِ وَالأَدَبِ
61. Bukanlah kecantikan itu dengan pakaian yang menghias kita, sesungguhnya kecantikan itu ialah kecantikan dengan ilmu dan kesopanan.
62. لاَ تَكُنْ رَطْباً فَتُعْصَرَ وَلاَ يَابِسًا فَتُكَسَّرَ
62. Janganlah engkau bersikap lemah, sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras, sehingga kamu akan dipatahkan.
63. مَنْ أَعاَنَكَ عَلىَ الشَّرِّ ظَلَمَكَ
63. Barang siapa menolongmu dalam kejahatan maka ia telah menyiksamu.
64. أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ: ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ
64. Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas :
1). Kecerdasan
2). Kethoma’an (terhadap ilmu)
3). Kesungguhan
4). Harta benda (bekal)
5). Mempergauli guru
6). Waktu yang panjang
65. العَمَلُ يَجْعَلُ الصَّعْبَ سَهْلاً
65. Bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah.
66. مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى
66. Barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa yang ia cita-citakan.
67. اُطْلُبِ العِلْمَ وَلَوْ بِالصَّيْنِ
67. Carilah/tuntutlah ilmu walaupun di negeri Cina.
68. النَّظَافَةُ مِنَ الإِيْمَانِ
68. Kebersihan itu sebagian dari iman.
69. إِذَا كَبُرَ المَطْلُوْبُ قَلَّ المُسَاعِدُ
69. Kalau besar permintaannya maka sedikitlah penolongnya.
70. لاَ خَيْرَ فيِ لَذَّةٍ تَعْقِبُ نَدَماً
70. Tidak ada baiknya sesuatu keenakan yang diiringi (oleh) penyesalan.
71. تَنْظِيْمُ العَمَلِ يُوَفِّرُ نِصْفَ الوَقْتِ
71. Pengaturan pekerjaan itu menabung sebanyak separohnya waktu.
72. رُبَّ أَخٍ لَمْ تَلِدْهُ وَالِدَةٌ
72. Berapa banyak saudara yang tidak dilahirkan oleh satu ibu.
73. دَاوُوْا الغَضَبَ بِالصُّمْتِ
73. Obatilah kemarahan itu dengan diam
74. الكَلاَمُ يَنْفُذُ مَالاَ تَنْفُذُهُ الإِبَرُ
74. Perkataan itu dapat menembus apa yang tidak bisa ditembus oleh jarum.
75. لَيْسَ كُلُّ مَا يَلْمَعُ ذَهَباً
75. Bukan setiap yang mengkilat itu emas.
76. سِيْرَةُ المَرْءِ تُنْبِئُ عَنْ سَرِيْرَتِهِ
76. Gerak-gerik seseorang itu menunjukkan rahasianya.
77. قِيْمِةُ المَرْءِ بِقَدْرِ مَا يُحْسِنُهُ
77. Harga seseorang itu sebesar (sama nilainya) kebaikan yang telah diperbuatnya.
78. صَدِيْقُكَ مَنْ أَبْكَاكَ لاَ مَنْ أَضْحَكَكَ
78. Temannmu ialah orang yang menangiskanmu (membuatmu menangis) bukan orang yang membuatmu tertawa.
79. عَثْرَةُ القَدَمِ أَسْلَمُ مِنْ عَثْرَةِ اللِّسَانِ
79. Tergelincirnya kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya lidah.
80. خَيْرُ الكَلاَمِ مَا قَلَّ وَدَلَّ
80. Sebaik-baik perkataan itu ialah yang sedikit dan memberi penjelasannya/jelas.
81. كُلُّ شَيْئٍ إِذَا كَثُرَ رَخُصَ إِلاَّ الأَدَبَ
81. Segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali budi pekerti.
82. أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ
82. Permulaan marah itu adalah kegilaan dan akhirnya adalah penyesalan.
83. العَبْدُ يُضْرَبُ بِالعَصَا وَالحُرُّ تَكْفِيْهِ بِالإِشَارَةِ
83. Hamba sahaya itu harus dipukul dengan tongkat, dan orang yang merdeka (bukan budak) cukuplah dengan isyarat.
84. اُنْظُرْ مَا قَالَ وَلاَ تَنْظُرْ مَنْ قَالَ
84. Perhatikanlah apa-apa yang dikatakan (diucapkan) dan janganlah meperhatikan siapa yang mengatakan.
85. الحَسُوْدُ لاَ يَسُوْدُ
85. Orang yang pendengki itu tidak akan menjadi mulia.
86. الأَعْمَالُ بِخَوَاتِمِهَا
86. Tiap-tiap pekerjaan itu dengan penyelesaiannya.
87. إِلهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً # وَلاَ أَقْوَى عَلىَ النَّارِ الجَحِيْمِ
Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku tidak kuat dalam neraka.
فَهَبْ ليِ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبيِ # فَإِنَّكَ غَافْرُ الذَّنْبِ العَظِيْمِ
Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dosa yang besar.
ذُنُوْبيِ مِثْلُ أَعْدَادِ الرِّمَالِ # فَهَبْ ليِ تَوْبَةً يَاذاَالجَلاَلِ
Dosaku bagaikan bilangan pasir, maka berilah aku taubat wahai Tuhanku yang memiliki keagungan.
وَعُمْرِي نَاقِصٌ فيِ كُلِّ يَوْمٍ # وَذَنْبيِ زَئِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِ
Umurku ini setiap hari berkurang, sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku menanggungnya.
إِلهِي عَبْدُكَ العَاصِي أَتَاكَ # مُقِرًّا بِالذُّنُوْبِ وَقَدْ دَعَاكَ
Wahai, Tuhanku ! Hamba Mu yang berbuat dosa telah datang kepada Mu dengan mengakui segala dosa, dan telah memohon kepada Mu.
فَإِنْ تَغْفِرْ فَأَنْتَ لِذَا أَهْلٌ # فَإِنْ تَطْرُدْ فَمَنْ نَرْجُو سِوَاكَ
Maka jika engkau mengampuni, maka Engkaulah ahli pengampun.
Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau?

Senin, 17 Oktober 2011

my first summit (Merbabu 3142 mdpl)

Bismillah.....


Cuma mau share pengalaman baru. Jujur dari dulu ane pingin banget naik gunung. Tapi keinginan itu susah terwujud ada aja halangan yang ada, yang pasti sih mental sama ijin ortu, walaupun belum pernah secara terus terang ijin sama ortu tapi ane dah ngira ortu pasti keberatan. Hingga akhirnya kesempatan itu datang juga, yeaaaahhhh..... Pada awalnya ane diajakin ama temen ane si Juspi, langsung aja ane terima ajakannya itung-itung buat nambah pengalaman dan memenuhi hasrat yang telah lama terpendam :hammer.

Karena ane diberi kabarnya agak mendadak, sekitar satu mingguan sebelum hari H, jadinya harus cepet-cepet nyiapin kebutuhan yang diperlukan. Sebelumnya ane nanya-nanya sama temen ane yang anak mapala soal naik gunung. Kata temen ane sih gak usah bawa barang bawaan banyak-banyak juga gak papa, lagian perlengkapan dah disiapin sama temennya temen ane yang udah expert. Okey jadilah ane cuma bawa tas daypack yang isinya cuma sleeping bag hasil pinjeman dari temen, celana North Face kw hasil beli dari sunmor, kaos oblong sama jaket . Oiya sebelum berangkat ane beli penutup kepala sama sarung tangan, jadilah ane seorang nubie dengan pengalaman minim dan persiapan ala kadarnya buat naik gunung  :hammer.

Sabtu 24 September Hari H itu sudah tiba (dag dig dug) sedikit nervous. Ane berangkat dari kos sama si Juspi ke tempat temennya yang udah expert namanya Sani. sampai di tempatnya sani ane masih nunggu temen lagi tiga orang. Setelah lama nunggu akhirnya mereka sampai juga di stasiun tugu Jogja (mereka dari Jakarta). Okey, saatnya njemput mereka bertiga (Mas Nanang, Mas Danang sama Mas Pungki) yang ane dah kenal cuma mas Pungki, yang lain baru pertama kali ini ketemu. Pas ketemu di stasiun ane tambah nervous secara mereka persiapannya lebih mateng diliat dari perlengkapan yang mereka bawa, tapi ane tetep semangat dong. Semua personil dah lengkap sekarang saatnya persiapan berangkat, ada yang beli logistik, sarapan,mandi de el el. Hingga akhirnya jam 11an berangkat ke Magelang, ya kami naik dari jalur magelang (lupa daerahnya apa). Berangkaaaattt....

sebelum berangkat 


Perjalanan ke Magelang kami pakai empat motor. Di jalan kami lancar-lancar aja cuma pas di daerah tegalrejo  yang jalannya lumayan menanjak ada motor yang nggak kuat. Tapi pas mau nyampe lokasi, ada sedikit masalah, bannya si Sani bocor. Terpaksa deh kami nunggu si Sani buat nambal ban, dan ini gak sebentar cukup lama. Kami nunggu di pinggir jalan yang sering dipake warga, yang ane salut warga disini ramah-ramah, tiap lewat pasti nyapa minimal nglakson Saluuutt..
Nunggu di pinggir jalan
Okey  setelah nungguin sambil istirahat, tidur-tidur cerita-cerita, akhirnya si Sani datang juga. Saatnya melanjutkan perjalanan yang sebentar lagi nyampe. Pas itu pukul 2an kalo gak salah. Sampai lokasi basecamp sekitar 15 menitan tentu dengan acara gak kuat nanjak dan memaksa si pembonceng buat turun dulu.

Okey sampai mana tadi...

Habis sampai di basecamp semua mulai siap-siap, ada yang sholat, ngurus administrasi dll. Semua dah beres, saatnya memulai petualangan yang sesungguhnya. Come on......   foto2 dulu hehehe...




Jalan pertama yang dilewati masih perkampungan, baru kemudian masuk jalan setapak menuju hutan. Baru jalan berapa menit capek dah sangat terasa, napas ngos-ngosan, karena belum beradaptasi kayaknya.. Perjalanan awal banyak istirahatnya, dikit-dikit istirahat, tapi lama kelamaan udah agak lumayan. Oiya kami berangkat dari basecamp udah jam setengah 4an kalo gak salah. Perjalanan menuju pos dua disuguhi pemandangan hutan pinus, tapi udaranya panas , jadi kerasa berat.

trek awal berpaving blok

istirahat


Matahari dah mau menghilang, dikit lagi sampai pos 2, Udara juga dah kerasa dingin. Siap-siap pasang headlamp sama lampu senter. Perjalanan malam emang gak panas (yaiyalah....) tapi harus lebih hati-hati.
Gak lupa buat foto sunset
sunset terlihat puncak sumbing sindoro

Ternyata gak lama kami dah sampe pos dua. Udara dah dingin banget ditambah angin yang lumayan kencang. Kami harus cari tempat buat ngecamp yang anginnya sedikit. Akhirnya dapat juga tempat dekat semak-semak meski sedikit tapi lumayan ngelindungi. Sekarang semuanya diserahkan pada sang ahli buat ndiriin tenda, ane sih bantu-bantu dikit kan nubie :D. Tenda dah jadi saatnya masak-masak, makan, sambil bercengkrama di tenda, momen-momen ini yang paling menyenangkan. Sebelum istirahat buat nerusin pendakian yang rencananya mau jam 2 malem, gak lupa sholat dulu, sensasinya luar biasa sholat pas itu, udara dingin banget, angin kenceng, pokoknya joss lah. Okey setelaah mengadu, saatnya buka SB dan istirahaat...


menikmati hidangan yang tersedia

Ternyata angin makin kenceng. Tenda kayak didorong-dorong. Tapi namanya juga ngantuk sama capek, yaudah tidur sebisanya. Ternyata lokasi tenda deket sama jalur pendakian, jadinya banyak yang lalu lalang.
Tak terasa dah jam dua, tapi masih pada nyenyak tidur. Sampai jam tiga baru si sani bangunin dari luar secara beda tenda. Tapi lagi-lagi angin masih kenceng banget. Pas keluar badan langsung menggigil. Akhirnya setelah dirembug sebentar kami gak jadi nerusin malam ini, gak harus dipaksain, mending besok pagi aja. Oke dah masuk tenda lagi lanjutin tidur. Bangun-bangun dah terang. Goodbye sunrise, emang gak keliatan sunrisenya , soale ketutup punggungan.

yeeaaaahhhh...  bangun keluar tenda sholat dulu walau dah gak subuh lagi. Setelah nyiapin apa yang perlu disiapin buat melanjutkan perjalanan, akhirnya diputuskan untuk melanjutkan perjalanan. Oiya si Sani sama mbak Dian er nggak ikut ke puncak, dah bosen kali... tapi kayaknya karna si Saninya nggak enak badan. Perjalanan ke puncak cuma bawa bekal sedikit. Air dan sedikit makanan.

siap berangkat ke puncak berlima

Perjalanan dari pos 2 sempat mengalami kesalahan. Ternyata yang diambil jalan buntu, yang ngeri kami harus lewat tebing yang curam terlebih dahulu. Dah capek2 deg-degan ee.. ternyata salah jalan. Untung nggak terlalu jauh untuk balik ke jalan yang benar. Trek yang ditempuh lumayan berat, naik terus di kanan-kiri masih banyak pepohonan yang bisa mengurangi terik matahari. Trek seperti itu kami lalui sampai di pertigaan pos pemancar, sebelum ke jembatan setan.

yeah Jembatan setan, Disebut jembatan setan karena kita harus melalui jalan yang kanan dan kirinya jurang yang cukup curam. Walaupun jalannya lumayan datar, tapi harus hati-hati karena angin disini cukup kencang.    Selain itu jalannya juga sudah berupa batu-batuan. bau belerang cukup terasa saat melewati kawah lama. Sepanjang jembatan setan terdapat banyak puncak diantaranya puncak halipad, puncak geger sapi. Yang cukup berat saat harus naik turun puncak-puncak tersebut. Panas juga jadi tantangan yang harus dilawan, secara sudah jarang pepohonan. yang ada hanya alang-alang dan tumbuhan kecil lainnya.


Akhirnya perjalanan tinggal dikit lagi, tapi tambah berat. Sebelum kenteng songo ada tanjakan yang harus manjat tebing dulu. Habis itu tanjakan yang bertanah gembur, jadi sulit didaki, satu langkah mlosot setengah langkah, sebenarnya lari lebih enak di tanjakan ini, apa daya tubuh dah capek banget

setelah perjuangan berat itu akhirnya.... PUNCAAAKKKK........









di puncak, latarbelakangnya merapi




Perjalanan ini mengajariku rasa lelah dan rasa untuk terus berjuang demi sebuah tujuan. Yah inilah puncak pertamaku, dan jadi puncak keduaku karena beberapa minggu kemudian kutaklukan lagi puncak itu. Thanks God.

Selasa, 19 Oktober 2010

ndelok wong padu (melihat orang berantem)

Ada satu fenomena unik akhir2 ini..... banyaknya muncul acara tv yang memperlihatkan adegan orang berantem. Entah apa maksudnya.....?? tapi yang jelas hal itu dibuat senyata mungkin atau mungkin emang nyata. Biasanya berformat reality show. Anehnya lagi acara itu cukup digemari oleh masayarakat. Entah karena emang bangsa ini sudah menjadi bangsa yang menyukai kemarahan.... Hal ini tentu menjadi lahan yang sangat menguntungkan bagi pengusaha media televisi, sehingga mereka terkesan berlomba-lomba untuk membuat acara semacam itu. Ada yang mencari format baru namun ada juga yang hanya niru-niru saja. Bahkan, ada yang nyontek namun sangat2 wagu.

Rabu, 23 Juni 2010

status palsu (?)

kisah ini berawal dari sebuah dendam

alkisah ada seorang anak manusia umur 18an tahun berinisial G. Beliau ini merupakan mahasiswa di salah satu PTN ternama di kota S. Tak lain adalah sahabat sang penulis. Matahari sudah mulai turun saat kuterima sms berita gembira dari sobatku ini. SMS itu berisi:
"Sory tep, ak gag bisa mempertahankan kelajanganku.ak uda dpet pcrlg.hyks.." saat itu pula burung2 dipogung dalangan berkicau dengan merdunya, pohon2 melambai dengan indah dan upilkupun mengintip dari balik hidungku ikut membaca SMS ini, seakan tak percaya dengan berita gembira ini. Berita gembira ini cukup membuat penasaran sang penulis, siapakah gerangan cewek yang telah beliau dapatkan. Dengan kecepatan melebihi c otak ini mencari nama yang mungkin tepat. Akhirnya ingatanku kembali kepada seorang cewek sebut saja mawar yang beberapa waktu lau beliau ceritakan, bahkan penulis diberi alamat fb si mawar ini. meluncur deh ke tkp sambil ngecek fb Mr G yang ternyata sudah ganti status in a relationship. Abis itu tak sms tuh alamat fb si mawar ke si G untuk mengecek kebenarannya. Tak berapa lama dibalis dengan "xixixixi...." entah dari mana bisikan itu datang untuk add fb si mawar sms lagi deh ke G
aku: "add ah.."
G: "Ojo tep!su!"
aku:"Lho kaifa? idza cancel kaifa idza fi fb jarib"
G:" idrib kompihu! (pukul kompinya)"
aku:"makasih dah confirm. Cwek barunya G ya? Selamat ya. Ditunggu lho makan2nya" (menggoda)
G:"heh aku gag blng ama dia lho tep.. ak kemaren cm sms@2"ak uda kuat nahanin kejombloan" ambigu ituw ndul. maakul indoku dpet A cuy" (mencoba membuat alibi dah mengalihkan perhatian)
aku:"makanya tak cek"
G:"senang bwt sensasi kyk gni" (mulai khawatir)
aku:"kok lum bales messageku ya?"
G:"hahaahahha busug temenan rag tep!su!" (sangat khawatir)
aku:"Ariel juga awalnya mengelak" (*ngakak guling2*)
G:"hahahaha wong geblek ndas trek! tapi bukan dia cuk, dia cuma temen satu team yag kumaksd bkan dia"
aku:"ariel jga gak sama luna aja kan?"
G:"ahahahhaaa lha njug aku jago ***** gt? su!"
aku:"hampir sama"
G:"t*****ku akbar ndes! busug cah2 kos pada masug kamarku pada minta makan2!su!"
aku:"hahhaahaa"
G:"tep ente beneran messej ke mawar??" (sangat sangat khawatir)
aku:(nggak mbales sms biar tambah khawatir beliau)


teryata seorang G yang aku kenal sampai segitunya khawatir hahhahahhahhahaha......
padahal semua itu palsu kekekkekekeke.....

tapi status si G yang in a relationship itu ane gag begitu tahu...
kalo dah tahu ntar tak update disini hahahahhahaa.........